Kalimat yang Ringan di Lidah tetapi Berat di Timbangan

msh_q_69

 

“Dua kalimat, ringan di lidah, tetapi sangat berat di Timbangan (Al-Mizan); inilah yang kita perlukan karena kita semua adalah pendosa dan dosa-dosa kita amatlah berat, tetapi Allah (swt) memberikan jalan keluarnya bagi kita. Nabi (saw) memberikannya dalam hadits, suatu jalan keluar, dua kalimat yang sangat ringan diucapkan oleh lidah kita, tetapi berat di Timbangan, dan ketika kita mengatakan, “berat di Timbangan” itu berarti lebih berat daripada dosa-dosa kalian! Dua kalimat, “SubhaanAllah wa bi hamdihi, SubhaanAllahi ‘l-’Azhiim,” dan beberapa ulama’ menambahkan “Astaghfirullah” pada ujungnya. Jadi beliau (saw) bersabda, “Ucapkanlah itu, begitu mudah di lidah dan kalian akan mendapatkan beratnya Timbangan Kebaikan di Hari Pembalasan,” artinya jika kalian mengucapkannya satu kali dalam hidup kalian, itu sudah cukup! Bagaimana menurut kalian jika kalian mengucapkannya seratus kali? Kalian pun dapat membawa seluruh masyarakat kalian ke Surga bersama kalian, termasuk semua nenek moyang kalian! Jika kita mengucapkan, “SubhaanAllah wa bi-hamdihi subhaanAllahi ‘l-’Azhiim astaghfirullah,” Allah (swt) akan mengampuni kita, insyaAllah.”

Shaykh Hisham Kabbani
Nazimiyya Indonesia
http://www.naqsybandi.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s