Waspadalah di Bulan Muharram

448c42289d04f01857325643bd302ab7

Sultan al-Awliya Mawlana Shaykh Nazim al-Haqqani
Lefke, Siprus, 16 November 2011
(Diterjemahkan dari bahasa Arab)

Sesungguhnya tahun ini adalah Haji al-Akbar, tetapi mereka (para Awliyaullah) menundanya satu hari karena para Awliya berkumpul di Arafat pada tahun ini, dan mereka tidak ingin bila orang-orang berada di sana tahun ini.  Hari pertama bulan Muharram akan jatuh pada hari Sabtu (26 November 2011). Bulan Dzul Hijjah ini ada 29 hari, artinya Sabtu lebih tepat. 

Allah (swt) mengetahui apa yang akan terjadi di bulan Muharram, oleh sebab itu jika tidak ada keperluan yang mendesak atau keperluan yang sangat mutlak, tidak perlu melakukan perjalanan, tidak ke Amerika, tidak ke Eropa.  Kalian harus mengambil langkah-langkah pencegahan, lebih hati-hati dan waspada. 

Mungkin Perang Dunia III akan bermula di Timur Tengah dan pasukan Russia akan masuk ke dataran Amuq di Suriah.  Perang akan terjadi. Allah (swt) akan membuat Islam berjaya. Allah memberi dukungan dan membuka jalan ke Turki.  Allah akan membuka jalan ke Istanbul. Dari sana Sultan akan datang dan masuk ke Istanbul, dan Imam Mahdi (as) sudah ada dalam pergerakan ini, tetapi beliau belum muncul. 

Mungkin peristiwa ini akan terjadi di bulan Rajab atau setelahnya, ketika Imam Mahdi (as) akan masuk ke Istanbul.  Ini artinya daerah di Timur Tengah sedang bergolak. Pasukan akan datang dari Damaskus dan mereka berperang melawan tentara Russia.  Tangan Imam Mahdi (as) bersama pasukan itu, tetapi beliau sendiri belum muncul.  

Saya tidak merasa takut, tetapi lebih berhati-hati dengan terjadinya Armageddon ini karena waktunya sudah sangat dekat!  Oleh sebab itu orang-orang harus berhati-hati dan mengambil langkah-langkah pencegahan di bulan Muharram. Mereka tidak boleh pergi ke sana ke mari bila tidak ada keperluan yang mendesak.  Setiap orang harus tinggal di daerahnya dan tinggal di rumah-rumah mereka.

Udkhuluu masaakinakum, “Masuklah ke dalam sarang-sarangmu!”  

قَالَتْ نَمْلَةٌ يَا أَيُّهَا النَّمْلُ ادْخُلُوا مَسَاكِنَكُمْ لَا يَحْطِمَنَّكُمْ سُلَيْمَانُ وَجُنُودُهُ وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ

Qaalat namlatun yaa ayyuha ‘n-namlu ‘dkhuluu masaakinakum laa yahthimannakum Sulaymaanu wa junuuduhuu wa hum la yasy`uruun.

Salah satu semut berkata, “Wahai semut-semur!  Masuklah ke dalam sarang-sarangmu agar kalian tidak diinjak oleh Sulayman dan bala tentaranya. (an-Naml, 27:18)

Itu artinya jangan pergi keluar rumah kecuali ada keperluan yang mendesak.  Tinggallah di dalam rumah kalian, karena orang-orang yang tinggal di dalam rumahnya akan aman dan selamat, tetapi orang-orang yang keluar dari rumahnya, mereka berada dalam bahaya karena sesuatu bisa menghantam mereka. 

Oleh sebab itu, setiap orang sesuai dengan situasi dan kondisinya harus menyimpan persediaan (makanan) di rumah-rumah mereka sehingga mereka tidak perlu keluar rumah.  Kalian tidak pernah tahu kapan toko-toko sembako itu akan tutup sehingga kalian tidak bisa mendapat apa-apa, dengan demikian kalian hanya bisa mendapatkan sesuatu yang ada di rumah kalian.  Dari persediaan yang kalian buat untuk kalian dan keluarga selama dua puluh hari, dengan izin dan berkah ilahiah, itu akan cukup untuk empat puluh hari. Jika seseorang mampu membeli lebih, melebihi keparluan keluarganya dan ia ingin memberikan kepada orang-orang miskin yang datang ke pintunya, ia juga dapat menjangkau mereka.  Dengan Kemurahan Allah dan dengan Nikmat dan Keberkahan-Nya, jika kalian membelanjakan harta kalian untuk orang-orang miskin, Allah (swt) akan menambah rezeki kalian di rumah tanpa kalian sadari, kalian paham?  

Bismillaahi ‘r-Rahmaani ‘r-Rahiim… (doa).  Semoga apa yang kita makan dan kita minum memberikan kekuatan kepada tubuh kita, memberikan cahaya kepada hati kita dan menyembuhkan dada kita, demi kemuliaan Nabi (saw), para Sahabatnya (ra), syuyukh kita, Um Hiram (ra), Hajjah Amina (q) dan para pengikut, dan orang-orang yang beriman, 

al-Faatihah.

(Apakah instruksi ini untuk semua orang?) Ya, tentu saja ini untuk semua orang, khususnya bagi mereka yang tinggal di Timur Tengah.

Zamannya Shaahib uz-Zamaan telah tiba.  Tidak perlu pergi ke luar negeri. Jika memungkinkan mereka harus menjaga diri mereka.  Jika ada sesuatu yang terjadi di rumah kalian, ambil wudhu, shalat dua rakaat dan duduklah di sana; tidak ada yang dapat menyentuh kalian. Alhamdulillah, barakat.

(Kapankah ini?)  Sepanjang bulan Muharram, segala sesuatu akan jungkir balik!

[selesai]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s