Mengucapkan La ilaha illa-Llah sebelum atau setelah Shalat

16105785_10154261616380886_1250383239097269176_n

Al-Imam Razi berkata bahwa barang siapa yang mengucapkan, “Laa ilaaha illa-Llah” sebelum atau setelah shalatnya, seorang hamba yang datang dengan dosa-dosanya yang bagaikan gunung-gunung, tetapi pada saat itu di dunia, ia berhenti dan mengucapkan, “Laa ilaaha illa-Llah” ia akan mendapati bahwa gunung-gunung (dosa) itu telah hancur dengan dzikrullah! Kalian harus ingat, kalian berbuat dosa dan kalian harus bertanggung jawab agar tidak diaudit di Akhirat.

Dikatakan bahwa, “Barang siapa yang menyebutkan, “Laa ilaaha illa-Llah” sebelum atau setelah shalat,” itu artinya shalat adalah tempat yang dapat kalian jadikan sandaran hingga Hari Kiamat, di mana mereka akan muncul dan memberikan syafaatnya bagi kalian di hadapan Allah (swt). Kita harus memastikan bahwa Allah (swt) mengampuni kita!
Dikatakan bahwa barang siapa yang mengucapkan “Laa ilaaha illa-Llah” ketika ia akan tidur, ruhnya akan pergi ke bawah `Arasy dalam posisi sujud dan sujud itu akan berlangsung terus di bawah `Arasy hingga waktu Isyraq.

Nabi (saw) bersabda bahwa jika seseorang mengucapkan “Laa ilaaha illa-Llah” dari qalbunya, pintu Surga akan terbuka baginya. Semoga Allah (swt) memberkati kita dan membuat kita dapat melakukan shalat pada waktunya dan tidak melewatkannya.

Shaykh Hisham Kabbani

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s