Khotbah Iedul Adha 1441 H

Dr.Nour Kabbani
Zawiyah Fenton, Michigan; Jumat, 31 Juli 2020

Wahai Mukmin, Allah (swt) telah mengaruniai kita kenikmatan untuk berada pada hari ini di antara orang-orang yang dapat melakukan shalat dua rakaat. Kita bersyukur kepada-Nya yang telah memperkenankan kita hadir di sini, dalam hadirat Awliyaullah di kediamannya. Semoga Allah (swt) mengampuni kita semua pada hari ini, sebagaimana Dia telah mengampuni semua orang yang menunaikan haji kemarin dan Dia telah mengampuni lebih banyak lagi. Semoga Allah (swt) senantiasa membuat kita termasuk orang-orang yang diampuni setiap hari.

Setiap Subuh ketika kita melakukan shalat Subuh, pastikan kalian memohon maghfirah kepada Allah (swt). Allah (swt) memuji orang-orang yang memohon istighfar pada waktu sahur. Ash-shaabiriin, wa shaadiqiin, wa ‘l-qaanitiin, wa ‘l-munfiqiin, wa ‘l-mustaghfiriina bi ‘l-as-haar, ini adalah lima karakteristik dari orang-orang yang akan diselamatkan dari api Neraka.


Ash-shaabiriin, ini disebutkan dalam Surat Ali Imran, yakni orang yang sabar dalam ketaatan dan orang yang sabar untuk tidak terjerumus ke dalam ketidaktaatan. Itu adalah yang paling penting. Taatilah Allah (swt), taatilah Rasul dan taatilah orang-orang yang mempunyai otoritas, dan jangan mengingkarinya.

Ash-shaadiqiin, orang yang jujur. orang yang sungguh mengharapkan ridha Tuhannya dan tidak mencampuradukannya dengan kesenangan pribadinya. Wa ‘l-qaanitiin, orang yang taat. Wa ‘l-munfiqiin, orang-orang yang membelanjakan harta bendanya (di Jalan Allah). Wa ‘l-mustaghfiriina bi ‘l-as-haar, yakni orang-orang yang memohon ampun di waktu sahur (Subuh). Sekarang ini, kebanyakan orang tidur pada waktu Subuh. Sebagian orang tidak mampu untuk bangun, tetapi bagi orang yang mampu bangun, bangunlah antara Subuh dan Isyraq, lalu bacalah istighfar 70 atau 100 kali, berapa pun yang kalian mampu, dan Allah (swt) akan mengampuni. Semoga Allah (swt) mengampuni kita semua pada hari ini.

Sayyidina Muadz bin Jabal (ra) meriwayatkan bahwa Rasulullah (saw) bersabda, “Barang siapa yang bangun dan shalat pada lima malam, Allah (swt) akan memasukkannya ke Surga.” Lima malam! Pertama adalah Laylatu ‘l-Tarwiyah, yakni 8 Dzul Hijjah, sehari sebelum Arafah, kemudian Laylatu ‘l-`Arafah, dan Laylatu ‘n-Nakhr (penyembelihan), yakni malam ini. Ini adalah tiga malam, kemudian Laylatu ‘l-Fithr, yakni malam Ied Ramadhan dan Laylatu ‘n-Nishfu min Sya`baan. Allah (swt) berfirman, “Barang siapa yang bangun pada malam-malam ini bahkan untuk shalat 2 rakaat, kalian ambil wudhu lalu shalat dua rakaat, Allah (swt) akan membuat kalian masuk Surga.” Lima malam!


Dalam hadits lainnya, qaala ash-haabu ‘r-Rasuul, mereka bertanya, “Yaa Rasulallaah, untuk apakah hewan kurban ini?” Rasulullah (saw) menjawab, “Itu adalah Sunnah dari Ayah kalian, Ibrahim (as).” Mereka bertanya, “Apa yang kita dapatkan darinya wahai Rasulallaah?” Beliau (saw) menjawab, “Pada setiap helai rambutnya, kalian akan memperoleh hasanah.” Riwayat Ibnu Majah dan Hakim. Jadi, carilah domba yang paling tebal rambutnya, kemudian sembelihlah dan jangan ditunda. Allah (swt) akan memberi kalian hasanah, kebaikan untuk setiap rambut dari domba tersebut, sebagaimana yang dikatakan oleh Rasulullah (saw) kepada para Sahabatnya.

Rasulullah (saw) juga bersabda, “Barang siapa yang mampu untuk berkurban namun ia tidak melakukannya, maka janganlah ia mendekati mushalla kami, tempat shalat kami.” Ini disebutkan oleh al-Hakim. Jadi jika kalian mampu, maka berkurbanlah. Jika terlalu mahal bagi kalian, kalian bisa patungan dengan orang lain, atau kalian dapat melakukannya di suatu tempat yang lebih fleksibel (lebih murah harganya–red), yang penting lakukanlah kurban kalian, karena itu adalah Sunnah dari Sayyidina Ibrahim (as).

Para Awliyaullah mengatakan bahwa pengorbanan itu bukan hanya untuk Sayyidina Ismail (as), kurban itu adalah bagi dua Nabi besar, yakni Sayyidina Ismail (as) dan Sayyidina Muhammad (saw), karena Sayyidina Muhammad (saw) berada dalam tubuh fisik Sayyidina Ismail (as). Jadi kurban yang kalian lakukan bukan hanya untuk Sayyidina Ismail (as), melainkan juga untuk Sayyidina Muhammad (saw). Ini adalah salah satu rahasia kurban pada hari ini, jadi lakukanlah yang terbaik untuk mendapatkan domba kalian, atau kambing, atau sapi, dan kurbankanlah untuk meraih ridha Allah. Mintalah pengampunan kepada Allah (swt) pada hari ini, mintalah kepada Allah (swt) agar kita senantiasa dikumpulkan bersama Awliyaullah. Mintalah kepada Allah (swt) agar kita senantiasa berada dalam Islam, Iman dan Ihsan dan agar Allah (swt) menyingkirkan bala dari dunia ini.


Yaa Rabbi, singkirkanlah bala yang telah turun ke dunia ini yaa Rabbi, yang menimpa kami yaa Rabbi, bala dan penyakit yang menimpa hati dan tubuh manusia, khususnya virus yang menyerang manusia, yaa Rabbi, singkirkanlah segera yaa Rabbi, jadikanlah manusia sehat kembali, kuat kembali, dan bebaskan mereka dari penyakit yaa Rabbi, jadikanlah hati kami bebas dari penyakit, jadikanlah tubuh kami bebas dari penyakit sehingga kami dapat bertemu dengan-Mu dengan hati yang bersih dan sehat serta tubuh yang bersih dan sehat, insyaAllah.

[Doa]

foto-foto oleh Zaiem Ahmad/sufilive.com



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s