Pentingnya Menyempurnakan Akhlak

15965399_10154267115365886_1116345893464286785_n

Awliyaullah mengajari para pengikutnya untuk menyempurnakan akhlak mereka, tetapi mereka tidak mengatakan kepada kalian untuk shalat, karena memang kalian harus melakukannya, itu adalah suatu kewajiban. Tidak perlu bagi mereka untuk menyia-nyiakan waktu mereka, tetapi perlu bagi mereka untuk mengajari kalian untuk menyempurnakan akhlak kalian, karena kalian bisa shalat tetapi masih mempunyai akhlak yang buruk sehingga kalian tidak bisa diangkat (derajatnya) atau diberi ganjaran seperti orang yang mempunyai akhlak yang baik. Jadi, kalian dapat melakukan shalat seperti itu atau kalian dapat melakukan shalat dengan kesempurnaan (akhlak) sehingga shalat itu akan mengangkat (derajat) kalian.

Mana yang lebih baik, shalat dengan kemarahan atau shalat tanpa kemarahan? Tanpa kemarahan lebih baik, jadi mengapa kalian dan orang-orang selalu marah sepanjang waktu? Mereka menolak apa yang Allah berikan kepada mereka dan itu membuat mereka marah. Prinsip pertama dalam Tarekat adalah menahan kemarahan kalian, dan Grandsyekh `AbdAllah dan Mawlana Syekh Nazim, semoga Allah memberkati ruh mereka, selalu menekankan pada akhlak yang baik, dan menahan kemarahan kalian adalah bagian dari itu. Grandsyekh berkata, al-ghadabu kufr, “Kemarahan membuat kalian dalam keadaan kufr.” Apakah kita mempunyai kemarahan? Ya, kita semua memilikinya, dan kita harus menjauhinya!

Shaykh Hisham Kabbani
Nazimiyya Indonesia

Tunjukkan Cinta pada Orang-Orang, Bukannya Kebencian

15380517_10154144657390886_7670017410291351532_n

Mencintai seseorang adalah hal yang diterima dari kalian. Tunjukkan cinta pada orang-orang, bukannya kebencian. Hari ini, bukannya melihat pada mereka yang mencintai kita untuk meningkatkan cinta itu, kita justru melihat pada mereka yang membenci kita, yang hanya menambah kebencian itu saja! Cinta membawa kebahagiaan, sedangkan kebencian membawa bencana. Dan dalam diri kita ada terlalu banyak karakter-karakter buruk yang berbeda-beda.

Dalam suatu buku, saya menyebutkan tujuh belas macam akhlak tercela yang mesti kita hilangkan dari hati kita, dan akar utama akhlak-akhlak tercela tersebut adalah amarah. Ketika kalian marah, kalian pun akan menipu, berbohong, berkomplot dan memiliki niat jahat pada orang lain, dan kalian pun melakukan berbagai macam keburukan. Di zaman ini, dengan adanya begitu banyak energi negatif di sekeliling kita, orang-orang banyak terjerumus ke dalam amarah, depresi dan perilaku tercela. Cobalah untuk menghalangi hal-hal tersebut!

Shaykh Hisham Kabbani
Nazimiyya Indonesia
http://www.naqsybandi.com